Sabtu, 21 Januari 2012

manfaat cincau

Bukan hanya sebagai minuman segar, cincau hijau juga memiliki bermacam manfaat kesehatan. Mengkonsumsinya dengan teratur, bisa membantu menyembuhkan radang lambung, demam, bahkan tekanan darah tinggi.
Siapa yang tidak kenal cincau atau camcau, minuman tradisional yang mudah ditemukan di berbagai tempat. Dengan geroba, pejualnya banyak bertebaran di pinggir-pinggir jalan kota-kota besar. Beberapa resto, rumah makan atau café, juga banyak yang menyediakan minuman ini.
Disajikan dalam keadaan dingin, cincau hijau memang terasa sangat menyegarkan, tidak kalah dengan minuman lainnya. Bukan hanya segar ternyata, manfaat kesehatan pun bisa diperoleh bila rutin mengkonsumsinya. Penelitian menyimpulkan, daun cincau hijau mengandung karbohidrat, polifenol, saponin, flavonoida, dan lemak. Juga vitamin A, Vitamin B, kalsium dan fosfor.
Dengan kandungan-kandungannya itu, cincau hijau bisa dimanfaatkan untuk membantu menyembuhkan radang lambung, demam, dan tekanan darah. Tentang penyakit yang terakhir, penelitian yang dilakukan Prof. Dr. Sardjito dkk dari Jogjakarta pada 1966 berhasil membuktikannya.
Saat itu, salah satu uji coba dilakukan pada seorang pasien berumur 70 tahun yang tekanan darahnya mencapai 215 mm/120mm. Setelah mengkonsumsi cincau dua kali sehari selama satu bulan, tekanan darahnya menjadi 160mm/100 mm. Keluhan pusing, sering lelah dan jalan sempoyongan, pun hilang serta berat badan turun.
Cincau juga bisa membantu menyembuhkan penyakit degeneratif seperti jantung koroner. Ini karena cincau memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Penelitian Direktorat Gizi departemen Kesehatan menemukan 6.23 gram per 100 gram kandungan serat kasar dalam gel cincau. Mengkonsumsi sehari- hari bersama buah dan sayur-mayur, bisa mencukupi kebutuhan serat harian sebesar 30 gram.
Bila kandungan seratnya cukup tinggi, tidak begitu dengan kandungan kalori yang hanya 122. karena kandungan serat yang tinggi dan kalorinya rendah, mengkonsumsi cincau setiap malam bisa membantu melancarkan buang air besar. Manfaat kesehatan juga bisa didapat dari akarnya yang mengandung pati, lemak dan alkaloid cycleine. Zat-zat inilah yang membuatnya mampu mengobati demam dan sakit perut.
CARA MUDAH MENGAMBIL KHASIATNYA
Cincau atau camcam adalah tanaman asli Asia Tenggara yang memiliki nama latin Cyclea Barbata. Bia dapat berkembang subur di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 800 metel dpl. Tanah gembur dengan keasaman 5.5 sampai 6.5 dan lingkungan teduh, adalah tempat yang cocok bagi cincau.
Tanaman perdu ini tumbuh dengan cara merambat kearah kanan pohon inangnya. Berdiameter sekitar 1 cm, panjangnya bisa mencapai 5 sampai 16 meter. Bentuk daunnya seperti perisai, meruncing dan berwarna hijau, dengan panjang antara 5 sampai 16 cm. Bila dipegang, permukaan daun terasa kasar oleh bulu-bulunya.
Untuk membuat daun cincau hijau menjadi minuman segar dengan bermacam khasiat di atas, caranya sangat mudah. Daun-daun cincau tersebut cukup dicuci bersih, diremas-remas sampai lumat, ditambah sedikit air dan cairan kental yang keluar disaring.
Seberapa banyak daun dan bahan-bahan tambahannya, disesuaikan dnegan manfaat yang akan diambil. Untuk panas perut, dibutuhkan sekitar 20 helai daun. Setelah diremas dan disaring, tambahkan jeruk nipis sesuai selera. Kemudian dibiarkan di tempat dingin sampai menjadi gel atau agar-agar. Agar terasa nikmat meminumnya bisa diberi madu, sirup atau gula aren cair.
Cara sama berlaku untuk mengobati disentri dan sariawan. Ramuan tersebut diminum selama seminggu berturut-turut. Sedangkan untuk mengobati bisul, daun cincau secukupnya dicuci bersih dan dilumatkan. Setelah lembut ditempelkan di bagian yang bernanah untuk mengeluarkan nanah tersebut.
Sementara untuk demam, yang dimanfaatkan adalah rimpangnya. Bagian akar ini dicuci bersih dengan air secukupnya. Setelah matang, minum air rebusannya. Selain cara ini, bisa juga dengan menyeduh rimpang dengan air panas.
Bila ingin sekedar menikmatinya sebagai minuman segar, setelah menjadi gel dicampur dengan santan dan es batu. Santannya tentu dibikin beraroma, dengan merebusnya bersama gula, daun pandan dan garam secukupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar